22 June 2012

Menjaga Tali Silaturahmi >> Julianti Wirahadi


Terakhir bertemu mbak Juli waktu itu....
7 Mei 2009, (kalau gak salah) hari Kamis

courtesy (mbak) Julianti Wirahadi
pada waktu itu
situasinya formal,
di kantor dan pada jam kantor
peran saya sebagai konselor yang menjalankan proses Exit Interview
iya betul....
mbak Juli mau resign per 12 Juni 2009

hanya sekali itu saya bertemu mbak Juli....
tapi....
melalui pertemuan yang tidak sampai 1 jam itu,
pertemanan saya dan mbak Juli berjalan terus lewat Facebook
hehehe.....

keluar dari tempat kerjanya,
mbak Juli mengejar passion nya di bidang pastry
bersekolah di Sydney

rencananya setelah selesai sekolah pastry,
mbak Juli mau pulang ke Indonesia dan buka toko pastry
dan saya mau jadi murid pertamanya....
terserah gurunya
terserah mbak Juli
mau ngursusin apa ke saya,
pokoknya saya ikutan aja... hehehe...

terinspirasi mbak Juli,
saya rajin ikutan kursus (cek labels kursus di sini)
maka ketika saya bisa punya toko on line, itu juga salah satu inspirasinya adalah mbak Juli

seperti sahabat lama saja kita,
padahal sebelumnya tatap muka hanya sekali
dan dalam situasi formal
dan itu juga sudah 3 tahun yang lalu

tadi ketemuan lagi...




langsung akrab lho....

kuncinya adalah....
jangan ragu menyapa...
rasanya tali silaturahmi saya dengan mbak Juli terjalin karena saling menyapa
kadang saya butuh saran dari mbak Juli seperti saat macarons saya gagal dan gagal terus, saya kehilangan arah tersesat jika berhadapan sama macarons itu... mbak Juli jadi ibu peri saya
kadang saya komentari hasil pekerjaan mbak Juli,
atau hasil wisata kulinernya di Sydney sana....
kadang tanpa diduga mbak Juli komentari hasil kerjaan saya

jadi gak terasa....
tidak ada dinding tebal diantara kita seperti antara konselor dan  karyawan yang mau mengundurkan diri

kalau dipikir-pikir
buat saya ini ajaib juga
lha saya kan gak mudah membuka hati sama orang yang gak saya kenal
rasanya mbak Juli juga bukan orang yang mau dengan sembarangan nerima orang yang bukan siapa-siapa...
tapi kok bisa ya saya sama mbak Juli deket gini perasaannya...
maka itu saya rasa ini campur tanganNya dan semesta alam lebih besar
ajaib untuk saya...

tahun ini mbak Juli mudik 
dan membawa hadiah untuk saya buku yang bagus banget, informatif banget... 
bikin mimpi saya menjadi banyak dan besar-besar...
banyak mau nya lah...


mau punya toko kue
yang gak sembarangan
eh..

tepatnya... saya didoakan mbak Juli punya toko kue yang gak sembarangan
diundang kursus di Sydney mosok saya sama mbak Juli,
wuaaahhh siapa yang gak pengen ya...
iya mbak... saya pengen ke Sydney ... 
kalau gak kursus di Planet Cake ya kursus di tempatnya Handi's Cake ya... 
nginepnya di rumah mbak Juli...

sudah saya ucapkan tu mbak...
saya ucapkan keinginan saya....
mudah2an kesampean suatu saat ya....

nginep di rumah mbak Juli?????
rumah????
bukannya mbak Juli mau buka toko di Jakarta???

oooh begini saudara-saudara...
nyaris mau pulang kembali ke Indonesia setelah selesai kursus di Sydney
Tuhan menentukan belokan jalan yang harus dilalui mbak Juli
jalan lurus mau pulang ke Jakarta, akhirnya berbelok...

ketemu jodohnya di Sydney...
30 September 2010
hihihiiii.... selamat ya mbak Juli...

ini saya berkesempatan bincang-bincang juga sama pak Ronnie di sebuah kedai kopi di Plaza Senayan
nice to meet you pak


tanpa diduga...
semuanya kok ya pas ya...
lihat yang tertulis di kaca kedai kopi itu...
ONE BIG DREAM .............. GREAT FRIENDS

semoga mimpi besar mbak Juli punya keahlian yang lebih baik di bidang pastry tercapai
semoga saya doakan entah bagaimana caranya bagaimana jalannya...
 mbak Juli punya toko pastry atau kerja di tempat yang mbak Juli suka di bidang pastry
jadi chef di bakery atau hotel terkenal ya mbak....

terima kasih untuk sharingnya
terima kasih untuk inspirasinya (sekali lagi mbak Juli menginspirasi saya sama seperti 3 tahun yang lalu)

langgeng dan happy with mr Ronnie ya mbak.....

kita ketemuan lagi ya mudah2an... 2 tahun lagi pas mbak mudik sini
masing-masing dari kita sudah berjalan mencapai BIG DREAMnya

sampai ketemu di 2014 ya mbak....




No comments:

Post a Comment