10 March 2012

Bekerjasama dengan Remaja, Anugerah atau Musibah ????? >>> Pengalaman saat Sanur Day II 27-28 Januari 2012

Mereka anggota seksi dokumentasi di acara Sanur Day II...

Depan ki-ka : saya, Mira, Michelle, Gaby, Juliet
Belakang ki-ka : CL, MW, Jenni, pak Iwan

Saya dan Pak Iwan (guru Fisika) adalah bagian dari guru yang bersama-sama murid dalam satu seksi dokumentasi
Representasi orang yang lebih tuwa yang harus bekerja sama dengan mereka anak-anak umur 13 dan 14 tahun
Bolehlah mereka dibilang (pra) remaja...
Bekerjasama dengan mereka itu anugerah atau musibah...????



Tugas kami di Sie Dokumentasi sangat basic
ya memotret....
saya pikir... baguslah, motret doang,
saya juga bisa kalau mode nya auto
tapi para remaja itu... canggih-canggih...
pakai shutter speed... appeture... hhhhmmm...
anugerah atau musibah...????

mereka punya ide,
kami dengarkan saja....
mereka bicara cepat jika ide di kepala dituangkan...
saya dan pak Iwan merasa berada di dunia yang berbeda
mau buat photo booth lah, nanti ada properti lah,
latarnya kertas garis-garis saja....
pakai polaroid
gampang kata mereka
(emang polaroid masih ada... pikir saya bukannya itu alat foto jaman saya kecil dulu...
jadul kan itu, apa masih ada??? apa menariknya sih kok semenggebu itu bicarainnya...)
kami dengan rasa hormat yang besar terhadap mereka.... manggut-manggut saja
"Sssst... pak Iwan... bapak tahu gak maksudnya photo boot yg mereka bicarakan itu?".... "Saya gak ngejar mereka mikir apa bu?"..... "Ooooo gitu ya pak, saya tanya bapak karena saya juga gak ngerti mereka tadi ngomong apa pak".... "Iya bu, saya juga"
anugerah atau musibah...????

Bingung gunanya apa? Tapi kok bikinnya semangat banget....
Saya hanya memandang kelu kertas putih bergaris-garis dengan angka-angka di kanan kiri nya...
Mereka maunya apa sih????
tapi saya mencoba hormati mereka...
ini pasti sesuatu yang luar biasa karena mereka sangat heboh membuatnya
jadi saya dieeeeemm saja gak komentar
duh.. apa saya sudah setuwa ini sih ya, gak up date trend... hehehehe....

Mereka menjejer barang-barang yang saya susah mencari koneksinya dengan kertas putih bergaris itu...
hedeeeew... kau mau buat apa gerangan anak-anakku?


lalu mereka bilang... perlu ada upaya untuk mempromosikan photo booth ini
(untung saya diam) di benak saya... gampang aja... diumumkan saja secara sentral ke seluruh area sekolah sehingga tamu-tamu dan pengunjung acara Sanur Day tahu dan tertarik berfoto di photo booth kami..
tapi mereka memilih cara yang menurut saya kreatif juga... walau tidak semudah cara saya
untungnya saya dan pak I tetap menghormati ide mereka...
pantang bagi kami mencela mereka
apalagi lihat semangat mereka menyiapkannya.... tega nian kalau itu dilakukan..

"Mau photobooth?" Tanya Aku
wajib hukumnya kami semua memakainya...
harus ditempel di belakang pakaian yang kami pakai hedeeew... :)
beberapa tahun yang lalu, mana akan ada guru mau disuruh beginian sama muridnya
anugerah atau musibah...????

coba lihat lagi ide kreatif mereka... cara mereka menunjukkan kalau mereka adalah sie dokumentasi


jaman saya... pengenal cuma dalam bentuk name tag mika, di penitiin di baju
ini coba.... pake gambar kamera... ditaruhnya dirambut pulak :)
hedeeew.... anak-anak ini, ckckckck...
anugerah atau musibah...????

Ini tingkah pak I....


anugerah atau musibah...????

ini contoh tingkah saya..... (hedeeeew anak-anak saya di rumah bilang, ini jelas  "musibah" sambil mereka malu dan tutup mata... "Bukan ibu gue"... "Gak kenal")



Bener kata teori Psikologi Perkembangan.... memahami remaja itu perlu kesabaran yang luas...
kadang apa yang kita pikir jalan yang tidak simpel dan ribet.... mereka pikir itu yang asyik
kadang yang kita pikir jalan yang simpel dan praktis... mereka pikir itu jadul

Bayangkan kalau kita (guru maksudnya, tepatnya saya dan pak I) yang beda generasi dengan mereka menolak mentah-mentah ide kertas bergaris nempel di dinding dan segala peralatan yang tidak jelas hubungannya dengan potret memotret tadi....
tentu tidak ada kesenangan yang diperoleh
konvensional... kaku.... jadul.... boring....

Bekerjasama dengan Remaja.... Anugerah atau Musibah?????

mungkin foto-foto dibawah ini bisa menggambarkannya.....


mereka senang atau sedih???
jadi ini anugerah atau musibah ???

mari lihat lagi buktinya... sekarang lihat....
kalau sudah begini... siapa yang remaja siapa yang generasi (lebih) tua?



lihat lagi ini, mana yang murid mana guru kalau sudah begini ?


jadi,
pertanyaannya masih sama,
bekerjasama dengan remaja... anugerah atau musibah????

energi remaja yang meletup letup... kadang membuat lelah orang yang lebih tua *saya mau nangis inget umur
rasanya para remaja ini, gak ada matinya... gerak terus, aktif terus....
hedeeew....
idenya banyak, kadang tidak nyambung... tidak sistematis, berlompatan kesana kemari,
kesannya tidak fokus... maunya banyak....

dua hari saya dan pak Iwan bekerja bersama mereka...
bersama para fotografer remaja....
yang harusnya ada yang bertugas memotret di photo booth...
tapi you know lah remaja...
apalagi kalau ada tamu yang ganteng-ganteng, yang cute...
peran sebagai fotografer sangat menguntungkan
tentu mereka semangat bergerak ke lapangan mencari momen bagus
lalu....
siapa yang mau jaga photo booth, yang notabene adalah ide mereka sendiri

nah itu... dua hari saya dan pak Iwan bekerja bersama mereka....
bersama para fotografer remaja,
(akhirnya saya juga yang bertugas) memotret para remaja dengan segala gaya dan pose...

anugerah atau musibah???


jelas ANUGERAH
energinya yang dinamis, yang aktif.... menularkan kesegaran
heran juga saya tidak lelah 2 hari itu....
tanpa saya sadari.... saya tertular semangat mereka
senang bekerja dengan mereka
ternyata mereka itu jika diberi kebebasan... toh tetap bertanggungjawab
ternyata mereka itu jika didengarkan.... idenya banyak

senang sekali berkesempatan bersama mereka

jaim... no way !
kesan guru dan angker menjadi lumer
bekerjasama dengan remaja membuat kita punya energi untuk fun, narsis dan happy forever...



kalau bukan idenya remaja...
tidak akan kita yang lebih tua usianya ini 'lepas' seperti ini
sebahagia ini.... hehehehe...

jadi, bekerjasama dengan remaja, anugerah atau musibah????
JELAS ANUGERAH

6 comments:

  1. Bravo Pin, bisa menyesuaikan diri ama anak2 remaja, kebayang deh asyiknya, hehehehe

    ReplyDelete
  2. kalau dilihat negatif nya bawaannya capek pasti....
    ah tapi paling enak dilihat positifnya.... bisa 'gila' gini... sesuatu banget....
    thank you Cil mampir di sini...

    ReplyDelete
  3. NGAKAAAAAAKKK ........... liat photonya mbak Pipin pake kacamata aneeeh.... *guling2 ketawa lagi* Haizzz.. baca ceritanya mbak Pipin bikin saya mikir bagaimana saya harus memandang cara menjalin hubungan dgn anak remaja saya. Lope ur story mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. maafkeun baru terbalas ya lia
      ternyata masuk ke spam

      terima kasih guling-gulingnya...
      semoga kita ketemuan lagi ya...
      cu lia
      bali... bali... bali...
      mau beli vanili yang masih di tanamannya itu lia, katanya adanya di bali...

      Delete
  4. Anugerah Pin...apalagi kalau dapat bocoran duluan dari Pipin hehehehe....
    Obat awet muda Pin...hahahaha...ayo gerakkan semua otot tertawamu...

    ReplyDelete
  5. juga longgarkan semua otot otot tegang ya ret...
    tegang mikir
    tegang buat ngotot
    tegang buat melotot
    segala ketegangan lainnya yang bikin cepet tuwa... gitu ret?

    ReplyDelete