| Asal usulku |
Dia.. bapakku...
Suatu ketika saya mampir menengoknya,
berbicara seperti biasa,
betapa dia sayang sekali padaku
"Gimana kabarmu?"
tentu saya jawab, baik dong pak.....
"Ah kamu anakku yang paling kasihan....
kukasih uang ya, uangku banyak.... kukasih dolar ya Pin...
biar bisa nyaman hidupmu"
dan mulailah dia menghitung,
sambil meletakkan uang dolarnya helai demi helai di telapak tanganku
ahhh bapak...
saya hanya bisa tercekat...
"satu... dua... tiga... empat... lima.... enam ratus dolar ya Pin,
di simpen supaya gak kesusahan nanti ya"
dan berlalulah dia meninggalkan saya dan uang pemberiannya
ahhh bapak...
matanya bangga bisa menolong kesedihan anaknya
saya pun tak berniat membuatnya sedih
saya ciumi bapak "Terima kasih ya pak"
uangnya saya kembalikan ke ibu,
untuk di simpan ibu
6 helai uang kertas Rp 100.000,-
rupiah.....
bukan dolar











































